Sejarah Direktorat Pelatihan Lembaga Kesehatan Budi Kemuliaan

- Tahun 1989 : penelitian Partogram oleh World Health Organization (WHO)
- Tahun 1998 – 1999 : Life Saving Skill (LSS)
- Tahun 2000 – Sekarang : bekerja sama dengan JHPIEGO menjadi pusat pelatihan keterampilan klinik (P2KP) →RSIA Budi Kemuliaan menjadi tempat pelatihan :
- Maternal Neonatal Health Up date (MNH)
- Pencegahan Infeksi
- Standarisasi Asuhan Persalinan Normal (APN)
- Clinical Training Skill (CTS)
- Diagnosa dini kanker serviks
- CTU
- Tahun 2007 – 2008 : RS Budi Kemuliaan diberikan kepercayaan oleh WHO untuk menjadi lahan studi banding praktik klinik bagi para dokter Spesialis Kandungan dari Korea Utara
- Tahun 2011 – 2016 : Pendampingan Klinis Expanding Maternal Neonatal Survival (EMAS) di 6 (enam) propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Banten 30 Kabupaten (150 Rumah Sakit dan 300 Puskesmas) diselenggarkan oleh USAID dengan partner JHPIEGO, Muhamadiyah, RTI, Save the Children
- Pendampingan Indonesia Bagian Timur didanai oleh British Petroleum (BP) dan UNICEF
- Tahun 2019 – sekarang terakreditasi PPSDMK KEMENKES
- Penatalaksanaan Kasus Emergensi Maternal – Neoantal Bagi Dokter, Bidan dan Perawat
- Perawatan Perina dan Pendamping NICU
- KB Pasca Persalinan dengan Alat forcep dan implan 2 batang Bagi Dokter dan Bidan
- Kegiatan lainnya : kunjungan dari berbagai daerah baik Naional maupun internasional antara lain :
- Perawatan Metode Kangguru (PMK)
- Orientasi klinik mahasiswa DIII Kebidanan
- Kunjungan peserta pelatihan MTBS dari Kemenkes
- Workshop kegawatdaruratan maternal neonatal
- Dinas Kesehatan Kota Depok
- Share JHPIEGO dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor